Jumat, 18 Januari 2013

Review Jurnal

TEKNOLOGI E-COMMERCE DALAM PROSES BISNIS

E-Commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan / perniagaan barang atau jasa dengan menggunakan media elektronik. Pada dasarnya e-commerce merupakan dampak dari berkembangnya teknologi informasi dan telekomunikasi, sehingga secara signifikan merubah cara manusia melakukan interkasi dengan lingkungannya, yang dalam hal ini terkait dengan mekanisme dagang, e-commerce bukanlah sekedar mekanisme penjualan barang melalui media internet, tetapi lebih dari pada sebuah transformasi bisnis yang merubah cara-cara perusahaan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Semakin meningkatnya komunitas bisnis yang mempergunakan internet dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari secara tidak langsung telah menciptakan sebuah domain dunia baru yang kerap diistilahkan sebagai “cyberspace” atau dunia maya. Berbeda dengan dunia nyata (real world), cyberspace memiliki karakteristik yang unik dimana seorang manusia dapat dengan mudah berinteraksi dengan siapa saja di dunia ini sejauh yang bersangkutan terhubung ke internet. Hilanngnya batasan dunia yang memungkinkan sesorang berkomunikasi dengan orang lain secara efesien dan efektiif ini secaea langsung merubah cara perusahaan dalam melakukan bisnis dengan perusahaan lain atau konsumen.

Pada dasarnya ada 4 jenis relasi dalam dunia bisnis yang biasa dijalin oleh sebuah perusahaan :
  1. relasi dengan pemasok
  2. relasi dengan distributor
  3. relasi dengan rekanan
  4. relasi dengan konsumen
Berdasarkan bisnis intinya, masing-masing perusahaan memiliki urutan proses utamnya sendiri-sendiri (core processes), dimana pada berbagai titik sub-proses, terjadi interaksi antara perusahaan dengan salah satuentiti relasi di atas. Jika dahulu relasi hanya dapat terjalin secara “one-to-one relationship” karena alas an efisiensi, maka dengan adanya E-Commerce, hubungan antar perusahaan dengan entiti eksternal lainnya dapat dilakukan secara “many-to-many relationship” dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih murah.
Keuntungan e-commerce
  1. bagi perusahaan : memperpendek jarak, perluasan pasar, perluasan jaringan mitra bisnis dan efisiensi, dengan kata lai mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsive, serta mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat, pencetakan, report, dan sebagainya sehingga meningkatkan pendapatan.
  2. Bagi konsumen : efektif, aman secara fisik dan flexible.
  3. Bagi masyarakat umum : mengurangi polusi dan pencemaran lingkungan, membuka peluang kerja baru, menguntungkan dunia akademis, meningkatkan kualitas SDM.
Sedangkan kerugiannya adalah :
Meningkatkan individualisme, pada perdagangan elektronik terkadang menimbulkan kekecewaan, apa yang dilihat dilayar monitor computer kadang berbeda dengan apa yang dilihat secara kasat mata.

Kerangka dasar teknologi e-commerce
Proses bisnis sitem e-commerce dinamakan information sharing. Prinsip penjual didalam proses ini adalah untuk mencari dan menjaring calon pembeli sebanyak-banyaknya, sementara prinsip pembeli adalah berusaha sedapat mungkin mencari produk atau jasa yang diinginkannya, dan mencoba untuk mencari tahu penilaian orang lain terhadap produk atau jasa tersebut.

Didalam proses bisnis ada 4 aliran entity yang harus dikelola dengan baik :
  • Flow of goods (aliran produk)
  • Flow of information (aliran informasi)
  • Flow of money (aliran uang)
  • Flow of document (aliran dokumen)
Fasilitas e-commerce yang ada harus dapat mensinkronisasikan keempat aliran tersebut, sehingga proses transaksi dapat dilakukan secara efisien, efektif, dan terkontrol dengan baik. Target dari interkasi ini adalah agar dikemudian hari terjadi kembali transaksi bisnis antara pihak yang didasari pada kepuasan pelanggan.

Klasifikasi e-commerce 

1. Business To Business (B2B)
Adalah system komunikasi bisnis online antar pelaku bisnis. Dalam business to business transaksi dilakukan oleh para trading partners yang sudah saling kenal dengan format data yang telah disepakati bersama.
2. Business To Customers (B2C)
Merupakan mekanisme toko online yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customer. Sedangkan dalam business to customer sifatnya terbuka untuk public, sehingga setiap individu dapat mengaksesnya melalui suatu web server.
3. Perdagangan Kolaboratif (collaborative commerce)
Para mitra bisnis berkolaborasi (alih-alih membeli atau menjual) secara elektronik. Hal ini disebut mitra bisnis di sepanjang rantai pasokan.
4. Consumen To Consumen (C2C)
Dalam C2C pelanggan satu menjual produk atau jasa ke pelanggan lain. Di beberapa Negara penjualan dan pembelian dilakukan dalam situs lelang. Iklan kecik yang ada dalam layanan internet seperti AOL, MSN, dll. Layanan personal yang diiklankan pada website tertntu.
5. Consumen To Business (C2B)
Dalam C2B konsumen memberitahukan kebuthan atas produk atau jasa tertentu, dan para pemasok bersaing untuk menyediakan produk atau jasa tersebut ke konsumen.
6. Perdagangan Intra Bisnis (Intraorganisasional)
Dalam hal ini perusahaan menggunakan e-commerce secara internal.
7. Pemerintah Ke Warga (government to Citizen – G2C)
Dalam hal ini pemerintah menyediakan layanan ke warganya melalui teknologi e-commerce. E-government yaitu penggunaan teknologi internet secara umum dan e-commerce secara khusus untuk mengirimkan informasi dan layanan public ke warga, mitra biisnis, dan pemasok entitas pemerintah, serta mereka yang bekerja disektor public.
8. Perdagangan Mobile (mobile e-commerce (m-commerce))
Adalah e-commerce yang dilakukan dalam lingkungan nirkabel seperti telepon seluler untuk mengakses internet dan berbelanja.

Mekanisme transaksi e-commerce
            Kontak online dalam e-commerce menurut Santiago cavanillas dan A. Martines Nadal, seperti yang dikutip oleh Arsyad Sanusi memiliki banyak tipe dan variasi yaitu:
1.      Kontak melalui chating dan video conference.
Chating dan video conference adalah alat komunikasi yang disediakan oleh internet yang biasa digunakan untuk dialog interaktif secara langsung.
2.      Konrtak melalui email
Kontrak melalui email adalah salah satu kontrak online yang sangat popular karena pengguna email saat ini sangat banyak dan mendunia dengan biaya yang sangat murah dan waktu efesien.
3.      Kontrak melalui web atau situs
Kontrak melalui web dapat dilakukan dengan caras situs web seorang supplier (baik yang beralokasi di server supplier maupun diletakan pada server pihak ketiga) memiliki diskripsi produk atau jasa dan satu seri halaman yang bersifat self-contraction, yaitu dapat digunakan untuk membuat kontrak sendiri, yang memungkinkan pengunjung web untuk memesan produk atau jasa tersebut.

Prinsip mekanisme kerja e-commerce
  •  mengolah data mentah menjadi informasi yang dapat dimanfaatkan bersama oleh para pelaku bisnis dan konsumen
  • mendistribusikan data atau informasi tersebut secara cepat dan efisien ke seluruh komponen bisnis yang membutuhkan
Secara strategis ada 3 domain besar yang membentuk komunitas e-commerce, yaitu : proses, institusi, dan teknologi. Prinsip dalam e-commerce adalah diterapkannya asas jejaring (internetworking), untuk sukses sebuah perusahaan e-commerce harus bekerja sama dengan berbagai institusi yang ada (perusahaan tidak dapat berdiri sendiri). Kerjasama yang dimaksud disini akan mencapai tingkat efektifitas dan efisiensi yang diinginkan dengan cara melakukan secara otomatis.

Nama Kelompok:
1.      Adhiimu Irwan Agus Setiawan            11109064
2.      Erryk Istianto                                     15109326
Kelas :             4KA03

Senin, 26 November 2012

v-class analisis kinerja sistem (post test manajemen kontrol keamanan)

Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik. Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tersebut!

1. Prepare a project plan merupakan perncanaan proyek untuk tinjauan keamanan. meliputi;
   a. Tujuan Review
   b. Ruang Lingkup (Scope) Review
   c. Tugas yang harus dipenuhi
   d. Organisasi dari Tim Proyek
   e. Sumber Anggaran (Pendanaan) dan
   f. Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas

2. identify assets atau identifikasi kekayaan, meliputi beberapa kategori asset, yaitu;
   a. Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards)
   b. Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer,
      communication lines, concentrator, terminal)
   c. Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack)
   d. Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans,
      insurance policies, contracts)
   e. Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes)
   f. Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files)
   g. Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales,       inventory)
   h. Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software,
      Spreadsheets)

3. value assets atau penilaian kekayaan. Parker
      merupakan cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk  perhitungan  atas     hilangnya kekayaan, dan umur asset.
4. identity threats atau identifikasi ancaman-ancaman,
    Sumber ancaman External :
    1. Nature / Acts of God
    2. H/W Suppliers
    3. S/W Suppliers
    4. Contractors
    5. Other Resource Suppliers
    6. Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through
       fair or unfair competition)
    7. Debt and Equity Holders
    8. Unions (strikes, sabotage,harassment)
    9. Governments
   10. Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity)
   11. Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)
Sumber ancaman Internal :
   1. Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control   yang     tidak cukup.
   2. Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase,
      extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
   3. Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.
5. assess likehood or threats atau penilaian kemungkinan ancaman.
6. analysize exposure.
   Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu :
   1. Identification of the controls in place
   2. Assessment of the reliability of the controls in place
   3. Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful
   4. Assess the resulting loss if the threat is successful
7. Ajust Contols
8. Prepare Security Report

v-class analisis kinerja sistem (pre test manajemen kontrol kemanan)

Untuk mengamankan sustu Sistem Informasi menurut anda apa saja yang perlu dilindungi?
  1. Aset Fisik, seperti personel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards), hardware       (media penyimpanan, dan periperal. seperti Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal), fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack), dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts) dan supplies (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes)
  2. Aset logika, seperti data atau informasi dan software termasuk sistem (Compilers, utilities, DBMS,  OS, Communication Software, Spreadsheets) dan aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory).

Rabu, 21 November 2012

Penerapan Cloud Computing

 
Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi‘) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.

Cloud computing belakangan ini sedang menjadi tren. perusahaan dan individu menggunakan teknologi ini untuk menghemat dan memudahkan pekerjaan mereka.
Sebenarnya aplikasi atau layanan apa saja sih yang termasuk ke dalam cloud computing. berikut ini adalah beberapa contohnya:



  • Gmail dan Yahoo mail
sebenarnya kita sudah lama menggunakan teknologi cloud computing, hanya saja kita tidak sadar tentang teknologi tersebut. salah satu contohnya adalah layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail yang sering kita gunakan. 


dengan menggunakan layanan email kita tidak perlu lagi menginstall software email seperti outlook. kita dapat mengakses email dimana pun kita berada.

  • Google Docs dan Office 365

jika dulu untuk membuat dokumen kita harus menggunakan software word processing seperti Microsoft Office yang harganya lumayan mahal, kini kita dapat membuat dokumen dengan mudah dan gratis, yaitu dengan menggunakan Google Docs. Google Docs merupakan layanan cloud computing milik google yang berfungsi untuk membuat berbagai jenis dokumen. kita dapat menyimpan dokumen-dokumen kita pada server dan mengaksesnya dimana pun kita berada. 


contoh lain dari layanan seperti ini adalah Office 365 milik Microsoft. aplikasi ini merupakan aplikasi berbayar dengan fitur-fitur yang sangat membantu bagi para pengusaha. fitur yang tersedia diantaranya adalah SharePoint Online, Exchange Online, Lync Online dan Office Professional Plus. Office 365 ini memungkinkan penggunanya untuk bekerjasama dalam mengolah dokumen, e -mail, konferensi via web, dan berbagi jadwal acara di kalender.

  • Dropbox dan Ubuntu One
layanan lain yang menerapkan cloud computing adalah dropbox dan ubuntu one. kedua layanan ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan file-file yang berada di komputer mereka ke storage dropbox atau ubuntu one dengan cara sinkronisasi. 


dengan begitu ketika terjadi perubahan pada file yang berada di komputer pengguna, maka file yang berada di storage akan diubah juga. dengan adanya layanan ini pengguna dapat memback-up data dan juga dapat mengaksesnya dimanapun mereka berada.

Minggu, 14 Oktober 2012

Penerapan Teknologi Computer Vision

Computer Vision merupakan salah satu cabang ilmu yang ditawarkan untuk mengatasi problem dengan mengekstrak informasi dari gambar yang disediakan dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas/task/problem tersebut. Computer Vision sering didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati atau diobservasi.

Proses computer vision dibagi menjadi 3 tahap sebelum bisa dikatakan menjadi computer vision. Tahap pertama adalah pada Grafika dan Citra, kemudian yang kedua adalah pengolahan grafika dan citra tingkat lanjut, dan yang terakhir kita bisa menyebutnya dengan computer vision. Hal yang dikaji dalam computer vision seperti metode analisis image, yaitu seperti edge detection, feature detection, image segmentation, dan image transformation.Dengan kata lain proses ini adalah proses bagaimana sebuah komputer harus menentukan dasar yang pemilihan dan pengambilan citra agar citra tersebut dapat diolah. Kemudian analisis video dan gerakan. Pada intinya proses tersebut adalah proses dimana komputer harus menganalisis suatu gerakan atau video dan melakukan proses pencocokan (matching) dengan melihat dari gesture objek, kalibrasi, ataupun dengan tracking untuk memperoleh informasi yang akurat dari proses tersebut.
 
 
Sebagai disiplin teknologi, computer vision berusaha untuk menerapkan teorinya dan modelnya untuk pembangunan sistem computer vision. Contoh aplikasi computer vision mencakup sistem untuk : 




a. Proses pengendalian (misalnya, suatu industri robot atau kendaraan otonom) Mendeteksi peristiwa (misalnya, untuk pengawasan visual atau perhitungan penduduk) 
b. Mengorganisir informasi (misalnya, untuk pengindeksan database gambar, dan urutan gambar) 
c. Memodelkan objek atau lingkungan (misalnya, penyelidikan industri, analisis citra medis, atau pemodelan topografi) 
d. Interaksi (misalnya, sebagai masukan ke perangkat untuk interaksi manusia dan komputer) 

Sabtu, 06 Oktober 2012

iPhone 5 Review

iPhone 5 merupakan salah satu perangkat paling ditunggu sejak tahun 2010 sebelum kehadiran iPhone 4S. Meski bukan ponsel “raksasa” yang memiliki layar berukuran jumbo iPhone 5 mampu menyedot perhatian semua orang. Dengan teknologi baru seperti retina display dan jaringan 4G LTE orang rela mengantri hingga 24 jam di depan toko apple saat launching. Apakah cuma itu saja ? Tentu saja tidak. iPhone 5 benar – benar dibangun oleh teknisi handal, sistem operasi baru iOS 6, fitur baru, bahkan SIM card-nya pun tidak lagi menggunakan micro SIM melainkan Nano SIM. Semua itu diciptakan agar fanboy ( julukan penggemar iPhone ) tidak kecewa dengan kehadiran iPhone 5.
Tidak usah basa basi lagi semua orang kini sudah tahu iPhone 5 dan pada kesempatan ini kami dari Eragadget akan membahas secara detail. Sumber ulasan ini kami dapat setelah mengamati beberapa situs review besar dan terpercaya di Dunia Cnet, Techradar, dan Engadget. Langsung saja, inilah iPhone 5 sang pemecah rekor penjualan terbaik 2012.

iPhone 5 

Apa Perbedaan iPhone 5 dengan iPhone 4S ?
Itulah pertanyaan yang sering dilontarkan seseorang ketika mendengar kabar launching iPhone 5. Jika di iPhone 4S, kita tidak akan menjumpai teknologi jaringan 4G pada iPhone 5 kita akan menggunakannya. Sayangnya, di Indonesia masih belum ada teknologi ini sehingga percuma saja, teknologi andalannya tidak dapat kita nikmati disini. Selain itu ukuran layar juga lebih besar, kamera lebih tajam dengan fitur andalan mode panorama yang mampu menciptakan gambar setara dengan 28MP. Selain itu, iOS 6 juga memberikan sejumlah perubahan misalnya seperti turn by turn navigasi, Smart SIRI, dan passbook, dompet digital yang bisa menyimpan gift card, pass boarding, dan tiket.
Seandainya di Negara kita ada jaringan 4G LTE, kita tak perlu lagi menggunakan modem kabel ( ADSL ) yang ditancapkan ke Wi-Fi box. Dengan iPhone 5 kita bisa sharing koneksi internet atau lebih familiar disebut tethering. 4G LTE dalam uji testnya mampu mengakses jaringan internet dengan kecepatan 10 – 20 Mbps, bandingkan dengan ADSL ( speedy misalnya ) yang hanya mampu memberikan kecepatan 1 – 3 Mbps saja.
Desain
 

Semuanya baru, yang sudah pernah kami ulas pada pembahasan Apple iPhone 5. Apple telah mendasain ulang seluruh bagian iPhone 5 misalnya headphone earpod dalam satu tempat. Konektor lebih kecil dengan jumlah pin lebih sedikit tapi menawarkan performa yang baik saat digunakan mentransfer file.
Siapa sangka, meski ukurannya diperbesar ( lebih tepatnya diperpanjang) dan bodi dipertipis membuat iPhone 5 lebih ringan ketimbang iPhone 4S. Bagi yang terbiasa menggunakan iPhone 4S Anda akan merasa bahwa iPhone 5 benar – benar perangkat baru yang lebih besar dan lebih ringan.
Ukuran layar lebih panjang dan tampilannya lebih halus, sehingga memberi ruang ekstra untuk menaruh short cut aplikasi. Pada posisi landscape, keyboard jadi lebih nyaman untuk digunakan dan menonton video jadi lebih lega. Salah satu kendalanya adalah game jadi tidak fullscreen, dan ada jeda kedua sisi aplikasi game. Sebentar lagi mungkin akan ada perubahan strategi dari pengembang game untuk menciptakan resolusi jadi lebih tinggi sehingga terlihat lebih tajam dan lebih hidup.
Bodi yang terbuat dari bahan logam membuatnya jadi perangkat paling premium jika dibandingkan dengan Nokia Lumia 900 maupun Samsung Galaxy S3. Tapi, memiliki ukuran paling kecil diantar kedua smartphone tersebut yang masing – masing menggunakan sistem operasi Windows Phone dan Android.



Beralih kebagian samping, sulit bagi kita untuk membedakan antara iPhone 4/4S karena terlihat sangat mirip. Mulai dari tata letak tombol volume yang sama membulat, slot SIMCard, dan “irisan” bodi samping. Yang membedakannya adalah ukuran, iPhone 5 lebih panjang namun slot SIM Card lebih kecil.
Sedangkan di bagian belakang, kita tidak akan lagi menjumpai Gorilla Glass seperti pada iPhone 4S dan menggantinya dengan logam. Tampilan dua nada warna ini tampak baru berbeda dari iPhone sebelumnya yang polos mulai dari atas sampai bawah. Apple menyatakan bahwa logam tersebut berbahan almunium sama seperti yang digunakan pada laptop MacBook.
User Interface

Setelah 5 tahun berlalu akhirnya generasi iPhone merubah ukuran layar, sebenarnya bukan hal sulit bagi Apple tapi sulit bagi pengguna. Itulah Apple yang tidak hanya mementingkan kemewahan melainkan juga fungsi telepon sesungguhnya bagi pengguna. Dengan ukuran layar besar, mustahil bagi kita untuk bisa menggunakan telepon hanya dengan satu tangan. Sebenarnya ukuran 3,5 inchi sudah ideal bagi tangan dan jempol kita untuk memegang dan memilih menu. Sayangnya, permintaan pasar yang mengarah pada ukuran layar lebih lega membuat Apple mengubah strategi mereka.

Kini kita bisa merasakan perbedaan itu, dari yang semula hanya 3,5 inchi beresolusi 960×640 pixel berubah berubah menjadi 4 inchi 1.136 x640-pixel. Meski lebih besar, teknologi retina mampu mempertahankan ketajaman layar bahkan lebih tajam dari iPhone sebelumnya.
Tidak ada perubahan pada user interface, Apple tetap mempertahankan gaya lama yang dipakainya sejak generasi iPhone pertama kotak – kotak. Bedanya dengan yang lama adalah jumlah baris dari 4 menjadi 5 namun untuk kolom masih tetap 4 dengan tambahan menu 1 baris dibawah.
Sedangkan untuk iMovie, iPhoto, Pages, Numbers, Keynote, GarageBand, iCards, dan semua aplikasi built in iPhone 5  (Maps, Pengingat, Pesan, Foto, Kamera, Video, Cuaca, Passbook, Notes, Saham, Kios, iTunes , App Store, Game Center, Kontak, Kalkulator, Kompas, Voice Memos, Mail, Safari, Musik, dan telepon) dapat ditampilkan dengan sempurna. Bahkan ruang yang lebih luas ini menjadikan tampilan aplikasi jadi lebih baik.
Kamera
Kamera di bagian belakang sudah mengalami tweak sehingga terasa seperti kamera baru. Meski masih 8 megapiksel, teknologi safir crystal lens ini dapat menyesuaikan pencahayaan, stabilisasi gambar termasuk pada rekaman video 1080p, dan stabilitas saat panning pada panorama.
Kinerja : Prosesor A6
Masih belum jelas berapa jumlah core pada prosesor A6, bisa jadi dual core atau quad-core seperti prosesor yang booming baru – baru ini. Yang jelas kecepatan prosesor ini 2 kali lebih cepat dari prosesor A5 yang tertanam pada iPhone 4S. Tim review dari Engadget mengujinya dalam sebuah tayangan video. Dimama saat mereka menyentuh aplikasi secara bersamaan iPhone 5 akan membuka terlebih dahulu. Sayangnya saat proses booting, kami lihat iPhone 4S lebih dulu menyala ketimbang iPhone 5 tapi di video tersebut di potong begitu saja oleh editor.
Terasa Panas
Ada satu hal yang mengganjal saat menggunakan iPhone 5 yaitu terasa panas ketika browsing pada jaringan 4G LTE. Bahkan, panas ini muncul saat melakukan panggilan dengan facetime dalam waktu 20 menit.

Baterai iPhone 5

Jadi satu tanda tanya besar, dengan ukuran lebih tipis, lebih ringan, dan tambahan jaringan 4G LTE, bagaimana kemampuan baterainya ? Lebih tepatnya sampai berapa lama iPhone 5 mampu bertahan hidup jika seluruh fiturnya diaktifkan ? Jawabannya adalah tidak terlalu mengecewakan. Apple menjanjikan masa pakai 8 jam waktu bicara 3G, 8 jam browsing 3G, 8 jam browsing LTE, 10 jam Wi-Fi browsing, 10 jam pemutaran video, 40 jam pemutaran musik, dan 225 jam waktu siaga. Kami tidak bisa berkomentar terlalu banyak karena belum mengujinya secara langsung. Mungkin nanti kalau di Indonesia sudah tersedia iPhone 5.
 

Penerapan Telematik di Indonesia

Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission.

Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital.

Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi unggulan seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.



Penerapan Telematika
1. E-goverment (contoh : depok.go.id)

E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.
Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja. E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

2. E-commerce (contoh : bhinneka.com)

Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.
Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain yaitu e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melaluimobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

3. E-learning (contoh : cai.elearning.gunadarma.ac.id)

Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas dapat dilakukan.